Membangun Syurga di Rumah Kita

Arif Rahman HakimAhad, 8 November 2015, dalam rangka mempererat tali silaturrahim antara wali murid dengan pihak sekolah dan menyamakan anatara pendidikan sekolah dan dirumah, maka gabungan 2 lembaga yaitu TPA, KBIT INSAN MULIA dan TKIT INSAN MULIA mengadakan acara SEMINAR PARENTING BERSAMA. Dengan tema “MEMBANGUN SYURGA DIRUMAH KITA”. Dalam acara ini banyak wali murid yang antusias mengikuti dari awal sampai akhir. dari Panitia Seminar Parenting Bersama ini mendatangkan Pembicara dari Jogjakarta untuk mengisi materi tentang pendidikan anak beliau adalah Ustadz Arif Rahman Hakim dan Ustadzah Trianawati Nunung Bintari (Pemerhati dan Konsultan Masalah Keluarga dan Anak).

Tampilan anak 2

Dalam keluarga sekarang mungkin sebagian diantara mereka yang kurang dalam memperhatikan pendidikan anak, apalagi menciptakan suasana penuh kasih sayang didalam keluarga, dan menjadikan rumah kita menjadi syurga bagi keluarga. Bagimana caranya??? “Rahasia membangun syurga di rumah kita adalah menciptakan kasih sayang dalam Keluarga (Mawadah dan Warahmah), dua hal ini merupakan pilar penting yang diperlukan karena sifat kasih sayang yang wujud dalam sebuah rumah tangga dapat melahirkan keluarga yang bahagia, saling menghormati, saling mempercayai, dan saling tolong menolong dalam kebaikan, tanpa kasih sayang sebuah perkawinan akan hancur, kebahagiaan hanya menjadi impian saja.” kata Ustadz Arif Rahman Hakim dalam seminar kemarin salah satu rahasia membangun syurga di rumah kita.

Nunung

Disambung oleh Ustadzah Nunung Bintari bahwa seorang suami dan istri harus mempunyai rasa rindu terhadap keluarganya, rindu berkumpul bersama anak – anak mereka, sehingga akan tercipta suasana yang harmonis dalam keluarga disitulah rumah kita menjadi syurga bagi keluarga. Kedekatan orang tua dan anak – anaknya akan berpengaruh dalam pola pendidikan yang diajarkan dalam keluarga, dengan orang tua yang selalu memperhatikan anak – anaknya menjadikan anak- anak itu merasa nyaman dalam rumah.

Pendidikan anak yang pertama adalah di rumah, orang tua yang sholih akan menciptakan anak yang sholih pula, hal itu dilihat dari pola pendidikan orang tua terhadap anaknya dengan penuh kasih sayang bukan dengan kekerasan, sehingga anak dapat menerima apa yang diajarkan oleh orang tuanya, dari pendidikan keluarga dilanjut ke pendidikan sekolah, disekolah anak – anak juga dididik menjadi anak – anak yang sholih, seorang pendidik juga mendidik anak dengan penuh kasih sayang dan perhatian.

Tampilan anak

Sebelumnya, acara seminar ini dimulai dengan penampilan dari anak didik dan juga Fosom G, anak didik TPA, KB INSAN MULIA menampilkan hafalan do’a dan hadits, dengan wajah mereka yang lucu dan ceria serta penuh semangat dalam menampilkan hafalan dengan lancar. Dari anak didik TKIT INSAN MULIA menampilkan dua tarian yaitu tarian Cindai dan Bungo Jumpo, yang ditampilkan oleh anak didik kelompok B, penampilanya yang cantik, seru, ceria dan semangat. Dari wali murid juga tidak mau kalah dalam menampilkan kebolehannya, disini wali murid TKIT INSAN MULIA yang tergabung dalam FOSOM G (Forum Komunikasi Wali Murid dan Guru) TKIT INSAN MULIA menampilkan paduan suara dengan lagu BUNDA. Semakin bergetetar ketika mendengar lagu itu.

Dalam acara ini kami juga melibatkan orang tua untuk menjadi MC dan Moderator Acara, salah satu wali murid dari masing – masing lembaga (TPA, KB dan TKIT) yaitu Bunda     (sebagai MC) dari wali murid TPA, KB INSAN MULIA dan Bunda Antik Mulatsih, S.Pd I (sebagai Moderator Acara) dari wali Murid TKIT INSAN MULIA, beliau adalah guru di SMP N 3 KAJEN. Dengan melibatkan orang tua suasana menjadi lebih akrab.

“untuk memberikan pencerahan kepada Ayah Bunda, bahwa menjadi oarng tua membutuhkan ilmu yang banyak, memiliki anak yang sholih itu membutuhkan ilmu, untuk mewujudkan syurga sebenarnya juga membutuhkan ilmu, sehingga besar harapan dapat bekerjasama dalam membangun keluarga yang mawadah dan warahmah.” Pra kata dari ketua Panitia Seminar Parenting Bersama yaitu Ustadzah Kholifah, S.Pd AUD.

Sambutan juga disampaikan oleh Pengurus Yayasan Sejahtera Kajen disini yang mewakili adalah Bidang Pendidikan Yayasan yaitu Ustadzah Indria, S.Pd (Guru SMA Bojong), beliau menyampaiakan “agar antara pendidikan sekolah dengan pendidikan dirumah dapat sinkron, dengan menyamakan pola pendidikan orang tua dan guru, sehingga hasilnya pun akan sama.”

 

 

This entry was posted in TKIT Insan Mulia. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s