SISWA SDIT PENASARAN DENGAN PLTMH

Beberapa waktu yang lalu pemerintah memberikan bantuan dan memfasilitasi masyarakat dengan sebuah proyek PLTMH( Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro), seperti di daerah petungkriyono dan lain sebagianya. Ternyata program ini juga membuat penasaran bagi siswa siswi SDIT insan Mulia Kajen untuk belajar secara langsung ke lokasi PLTMH guna mempelajari bagaimana cara kerja, manfaat dan dan berbagai kelebihan kelebihan dari penggunaan PLTMH. Tepatnya pada hari kamis tanggal 23 februari 2012 sejumlah 32 anak dari Sekolah Dasar Islam terpadu yang masih duduk dibangku kelas 2 dengan didampingi oleh 2 orang guru melakukan kunjungan ke PLTMH di desa Bantar Kulon Kecamatan Lebakbarang.

Antusiasme pun tampak di raut wajah mereka ketika bisa melihat secara langsung bgaimana cara kerja alat yang bisa mengaliri listrik sebanyak 80 rumah dan 7 fasilitas umum di desa bantar ini. Dengan didampingi oleh seorang petugas dari desa setempat (mas Subkhi) mereka dijelaskan baik dari kapan proyek ini dibangun, cara kerja, daya listrik, sampai antisipasi biar tidak terjadi mati lampu.

Anak anak pun mendengarkan dengan seksama kemudian pulhan pertanyaanpun mengalir dari mulut mungil mereka…adapun petanyaan-pertanyaan yang terlontar diantaranya adalah….1. bagaimana cara menyalurkan listrik dari alat ke rumah penduduk, berapa iuran warga yang dimintai, apakah ada denda bagi warga yang telat membayar, dan yang lebih menarik lagi ketika mendengar jawaban dari mas subkhi tentang murahnya biaya listrik menggunakan tenaga ini antara 15.000 – 20.000 perbulannya, celoteh beberapa anak pun “ yuuk pindah kesini aja, listriknya murah” Dari pernyataan polos ini, kitapun bisa melihat ternyata tingginya tarif dasar listrik juga dirasakan oleh anak anak, apalagi kalo tahun ini TDL akan di naikkan lagi.

Amaliyah,S.Pd selaku guru pendamping manuturkan bahwa tujuan dilakukan pembelajaran ini agar siswa bisa belajar secara langsung tentang bagaimana perubahan energi, serta Mengajarkan mereka tentang pengetahuan dan teknologi. Karena kalo pola pembelajaran kita hanya materi didalam kelas, maka kita akan tertinggal dengan negara negara lain….dimana dijepang seusia anak SD mungkin sudah bisa merakit hp sedangkan kita masih perlu bekerja keras unuk bisa membeli hp.

 

By Riska Yulianto

Gallery | This entry was posted in SDIT Insan Mulia. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s